Brilio.net – Gorengan selalu mendapat tempat tersendiri di hati para penggemar kuliner, khususnya tempe mendoan yang terkenal dengan kelezatannya. Biasanya masakan ini identik dengan penggunaan minyak yang melimpah dalam proses pembuatannya sehingga dapat memperoleh kematangan yang pas. Namun kini ada cara baru untuk menikmati hidangan ini dengan lebih sehat karena hanya membutuhkan sedikit minyak goreng. Lapisan luarnya dijamin tetap renyah dan memiliki tekstur renyah yang sangat menggugah selera.
Kesan memuaskan dari kerenyahan mendoan tidak berkurang sama sekali meski dimasak dengan cara yang minim minyak. Penggunaan air es dan baking powder pada adonan adonan menjadi rahasia utama di balik munculnya rongga-rongga udara yang menghasilkan tekstur renyah setelah matang. Hasil akhir dari tempe mendoan ini kering di luar namun tetap empuk di dalam sehingga sangat cocok dinikmati kapan saja sebagai camilan yang tidak membuat mual.
Proses pembuatan masakan ini sama sekali tidak rumit dan sangat mudah untuk dipraktikkan oleh siapa saja di dapur rumah. Langkah memasaknya pun sangat ramah bagi pemula, mulai dari mencampur bumbu dengan tepung, mencelupkan irisan tempe, hingga memasaknya di atas penggorengan. Teknik membalik yang hanya dilakukan satu kali juga memudahkan proses memasak dan memastikan adonan tepung matang sempurna.
Persiapan Bahan dan Peralatan Memasak
Sebelum menyalakan kompor, seluruh peralatan memasak seperti wadah adonan, pisau, dan wajan anti lengket yang berkualitas perlu disiapkan di atas meja. Proses pembuatan bumbu atau mise en place dilakukan dengan cara menghaluskan bawang putih, ketumbar, kunyit, garam dan penyedap rasa hingga siap dipadukan dengan bahan lainnya. Sambil memotong daun bawang dan mengiris papan tempe hingga setipis mungkin, ponsel cerdas dapat diletakkan di tempat yang aman dan bersih untuk mengecek takaran resep secara rutin agar tidak ada detail yang terlewat.
Resep Tempe Mendoan Dimasak dengan Sedikit Minyak

foto: Gemini
Bahan Utama:
– 1 papan tempe diiris setipis mungkin
– 2 siung bawang bombay dicincang halus
– 3-4 sendok makan minyak goreng untuk memasak
Bahan Adonan Tepung:
– 150 gram tepung terigu
– 50 gram tepung beras
– 1 sendok makan tepung tapioka atau tepung maizena
– 1/2 sendok teh baking powder
– Air es secukupnya hingga kental sedang
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
– 3 siung bawang putih
– 1 sendok teh ketumbar bubuk
– 1/2 sendok teh bubuk kunyit untuk warna kuning cantik
– 1 sendok teh garam
– 1/2 sendok teh kaldu jamur atau penyedap rasa
Bahan Hidangan Pelengkap:
– Kecap pedas sesuai selera
– Cabai rawit hijau secukupnya
Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung beras, tepung tapioka, baking powder dan bumbu halus dalam satu wadah. Tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga mendapatkan tingkat kekentalan yang pas yaitu tidak terlalu encer agar tepung menempel dengan baik dan tidak terlalu kental agar tidak kental seperti roti. Tambahkan irisan daun bawang lalu aduk kembali hingga tercampur rata.
2. Celupkan irisan tempe tipis-tipis ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaan terlapisi rata.
3. Panaskan wajan anti lengket di atas kompor, lalu tuang minyak goreng sekitar 2 sendok makan saja dan ratakan ke seluruh permukaan wajan.
4. Masukkan tempe ke dalam wajan setelah wajan benar-benar panas dan pastikan tidak terlalu penuh agar suhu wajan tidak turun drastis. Masak menggunakan api sedang tinggi agar tepung langsung mengeras dan menjadi renyah.
5. Tunggu hingga bagian bawah tempe kering dan berwarna kecoklatan sebelum membalik tempe. Proses membalik ini hanya dilakukan satu kali agar adonan tidak menyerap sisa minyak dan tidak kehilangan kerenyahannya.
6. Angkat tempe jika kedua sisinya sudah renyah, lalu sajikan mendoan renyah dengan kecap pedas atau cabai rawit hijau. Sebagai alternatif, jika memiliki air fryer, permukaan tempe yang sudah ditaburi tepung bisa ditaburi sedikit minyak lalu dipanggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 12 hingga 15 menit, dibalik pada menit ketujuh.
Cara Menjaga Nutrisi Makanan
Menjaga kandungan nutrisi pada masakan ini bisa dilakukan dengan menerapkan teknik memasak dangkal menggoreng yang hanya menggunakan dua hingga tiga sendok makan minyak goreng di atas wajan anti lengket. Membalikkan tempe sekali saja saat proses memasak juga sangat efektif mencegah campuran tepung menyerap sisa minyak berlebih. Selain itu, pilihan menggunakan air fryer untuk memanggang tempe dengan suhu 180 derajat Celcius menjadi alternatif terbaik yang membuat masakan benar-benar bebas dari minyak rendaman sehingga kualitas nutrisi tempe tetap terjaga dengan baik.
5 FAQ Tempe Mendoan Renyah Rendah Minyak
1. Kenapa campuran tepung mendoan ini harus menggunakan air es?
Jawaban: Air es berfungsi memperlambat pembentukan gluten pada tepung terigu agar adonan yang dihasilkan lebih renyah dan tidak mudah empuk setelah dimasak.
2. Apa gunanya menambahkan tepung beras dan tapioka ke dalam adonan tepung terigu?
Jawaban: Tepung beras memberikan efek renyah pada lapisan luarnya sedangkan tepung tapioka atau tepung maizena memberikan tekstur renyah yang kokoh pada mendoan.
3. Mengapa tempe mendoan hanya dibalik satu kali saat dimasak dalam wajan?
Jawaban: Terlalu sering membalik tempe hanya akan membuat campuran tepung menyerap sisa minyak di wajan dan menyebabkan mendoan kehilangan tekstur renyahnya.
4. Bagaimana caranya agar mendoan ini tetap renyah meski tidak menggunakan cara deep fried?
Jawaban: Menambahkan sejumput baking powder pada adonan akan memicu munculnya rongga-rongga udara jika terkena panas sehingga lapisan tepung tetap renyah meski minyaknya sedikit.
5. Berapa suhu dan waktu yang tepat jika ingin memasak mendoan ini menggunakan air fryer?
Jawaban: Tempe yang sudah ditaburi tepung cukup ditaburi sedikit minyak lalu dipanggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 12 sampai 15 menit dan dibalik pada menit ketujuh.
(brl/lak)
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
